Apa Makanan Pengganti Nasi Untuk Diet ?

Apa Makanan Pengganti Nasi Untuk Diet ?

Banyak orang yang tidak tahu, apa makanan pengganti nasi untuk diet yang baik untuk dikonsumsi. Sebagian dari mereka merasa terkekang karena tidak bisa makan nasi. Anggapannya bila tidak memakan nasi rasanya menjadi suatu hal yang kurang dalam hidup. Semua lauk yang dimakan sudah terbiasa dimakan bersama nasi. Sehingga apabila tidak dimakan bersama nasi, rasanya aneh.

Sebenarnya, ada pengganti nasi putih yang bisa dikonsumsi seperti nasi biasa. Yaitu nasi jagung. Nasi jagung memiliki manfaat untuk menjaga kadar gula darah sehingga tidak menimbulkan berbagai penyakit. Bagi penderita diabetes, mengonsumsi nasi jagung lebih mengenakan dibandingkan mengonsumsi nasi merah yang rasanya hambar.

Baca juga >> Stimuno Untuk balita

Berikut ini adalah manfaat nasi jagung untuk diet :

  1. Bisa dijadikan sebagai sumber energi utama menggantikan nasi. Setiap 100 gram jagung terdapat 345 kalori yang bermanfaat sebagai sumber energi. Selain itu, nasi jagung juga bisa memberikan rasa kenyang yang lebih lama sehingga tidak perlu makan lagi dalam selang waktu 5 hingga 6 jam setelah makan pagi.
  2. Baik untuk pencernaan. Jagung memiliki serat yang bagus. Sehingga proses pencernaan bisa jadi lebih lancar. Tubuh membutuhkan kandungan serat yang cukup agar sisa makanan dalam tubuh tidak tertimbun sebagai lemak. Nasi jagung juga bermanfaat untuk mengatasi sembelit serta wasir. Pencernaan yang lancar akan membantu menurunkan lemak jahat dari dalam tubuh sehingga tubuh menjadi lebih sehat.
  3. Menjaga kesehatan mata. Nasi jagung memiliki kandungan karotenosis yang bisa menjaga kesehatan mata dengan baik. Apabila mengonsumsi nasi jagung setiap hari, kesehatan mata anda akan terjaga dari resiko kerabunan.
  4. Mencegah terjadinya anemia. Anemia atau kekurangan darah sering terjadi pada seseorang jika kekurangan asupan nutrisi dan lelah terhadap aktivitas yang dilakukan. Mengonsumsi nasi jagung dapat membantu mencegah terjadinya kekurangan darah atau anemia.
  5. Menjaga kesehatan tulang. Nasi jagung memiliki kandungan kalsium yang baik untuk kesehatan tulang. Sehingga membantu mencegah resiko terjadinya osteoporosis. Konsumsi nasi jagung setiap harinya maka akan menjadikan tulang kuat dan sehat.
  6. Mengatasi diare dan sembelit. Seperti yang sudah dijelaskan bahwa jagung memiliki serat yang baik untuk dikonsumsi oleh tubuh. Sehingga masalah seperti diare atau sembelit bisa teratasi dengan baik. Diare juga dapat dicegah apabila mengonsumsi nasi jagung setiap harinya.

Mengolah nasi jagung cukup mudah untuk dilakukan. Karena saat ini banyak yang menjual beras jagung. Anda hanya tinggal memasaknya saja dengan beras putih namun dengan jumlah beras putih yang lebih sedikit. Apabila anda ingin mengolah nasi jagung anda sendiri, pilihlah jagung yang kualitasnya bagus. Kemudian giling kasar jagung agar kulit terpisah dari bijinya.

Setelah itu, giling kembali jagung sampai berbentuk seperti pasir. Kemudian kukus hingga matang. Ketika sudah matang, jemurlah di bawah sinar terik matahari hingga jagung mengering. Biasanya hal ini memakan waktu 1 hingga 2 hari. Karena itu, pastikan anda menjemur di cuaca panas yang sedang terik untuk mendapatkan hasil jagung yang bagus.

Jika sudah kering, anda bisa menyimpannya ke dalam wadah yang tertutup rapat. Lalu jika anda ingin memasaknya, anda hanya tinggal mengambilnya saja. Masaklah jagung tersebut bersama beras putih. Rendam terlebih dahulu dengan air panas selama 10 menit. Setelah itu, pindahkanlah ke rice cooker atau tempat memasak nasi lainnya. Masak hingga matang dan nasi jagung anda siap untuk disantap.

Baca juga >> Makanan diet pengganti nasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *