ABOUT

HanBee merupakan ubi cilembu kering siap makan dalam bentuk stik yang chewy (elastis) sehingga kita dapat memakan ubi cilembu dimanapun dan kapan pun dengan praktis tanpa kulit ataupun lengket. Masyarakat menyukai ubi cilembu dalam bentuk ubi oven sehingga mengeluarkan “madunya” yang manis alami. Karakter ubi cilembu ini tidak didapatkan di ubi jalar yang lainnya sehingga ubi cilembu oven mejadi primadona di antara jenis ubi lainnya.

Penjualan ubi cilembu saat ini semakin luas, tidak hanya di sumedang ataupun Bandung, tetapi merambah ke kota-kota besar lainnya di Indonesia. kelemahan ubi cilembu oven ini adalah memiliki umur simpan yang pendek yaitu sekitar 2 hari pada suhu ruang. ketika akan memakannya juga tidak praktis karena harus mengupas kulitnya dan terkadang kesulitan untuk mencari tempat sampah serta produk yang lengket ketika dimakan.

Permasalahan ini kemudian kita tangkap, konsumen menginginkan mengonsumsi ubi cilembu dimana saja, kapan pun, tidak ribet dengan harus mengupas kulitnya, dan ketika memakannya tidak menimbulkan kelengketan sehingga tidak merusak makeup dan tetap elegan.

ubi cilembu ternyata dapat dijadikan sebagai makanan diet (sumber karbohidrat yang baik) karena ubi cilembu memiliki kalori (88) dan indeks glikemiks yang lebih rendah (54) dibandingkan kalori (200) dan indeks glikemik (70) nasi putih. ubi cilembu juga dilaporkan memiliki kandunga serat yang tinggi dibandingkan beras yang kandungan seratnya sudah emnurun drastis yang lebih banyak ada di bekatul. fakta ini memberikan peluang bahwa produk ubi cilembu dapat dijadikan makanan diet sebagai sumber karbohidrat baik yang dapat menggantikan nasi. 

untuk menjawab kebutuhan konsumen tersebut, maka dibutuhkan pengolahan lebih lanjut dengan menggunakan rekayasa teknologi proses pada ubi cilembu tersebut.   proses yang dilakukan adalah dengan mengukus ubi cilembu tersebut sampai matang sekitar 15 menit, setelah sebelumnya sudah dilakukan pemotongan berbentuk stik agar panas yang didapatkan merata ketika dilakukan pengukusan.

setelah ubi cilembu tersebut matang dilanjutkan dengan pengeringan produk dengan menggunakan teknik pengeringan slow drying sehingga meminimalkan kehilangan nutrisi. setelah mendapatkan tekstur chewy (semi basah) produk dikemas dalam plastik vakum dan diberikan silica gel dan penyerap oksigen sehingga terjadi kondisi pengeasan aktif dan selanjutnya dilakukan proses pasteurisasi untuk membunuh kapang yang menjadi target utama mikroba untuk dibunuh sehingga memiliki daya awet yang lebih lama. berikutya dilakukan pengemasan dengan kemasan sekunder menggunakan keasan metalized, dan siap untuk dipasarkan.